Selasa, 27 Desember 2011
#untuk hari kemarin#
Kemarin
genderang kesunyian mengetuk nurani
memekakan telinga dalam persisnya hati mencari
kemarin
bias cahaya memberi pelita dalam pekat q
mengertikan aq
mengartikan rasa yg tercipta
bila mulai q ingin bulan
tanpa harus merasa risau
sampai pada hari ini pun
ego q tak tergapai bulan
lewat semesta mimpi hari kemarin
menyulam asa demi nestapa
aq takan mengerti keterbatasan
dan harusnya sudah terlewatkan
lewat semesta mimpi
q hamparkan gemintang dan perak-perak rasa q
akan kah sampai pada hati. . .di sana ??
Yang dengan kebisuannya
sudah tidak memilih aq
untuk hari kemarin
jalan q masih pekat
dan untuk hari ini
bersama sisa pelita
dan aq masih berdiri¤
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar