Membingkai hadir-MU dalam setiap lafas ku
mengapa bukan Engkau yang hadir ??
Apakah karna hati sdh kotor tak terperi..
Atau justru nurani yang senantiasa membodohi diri..
Kemana ku mencari-Mu
mengapa fatamorgana menipu hasrat ku
fajar pun membisu
dan matahari menertawakan kefasikan laku. .
Betapa sebentar aku terlena
mengapa harus di bayar dengan rasa selaksa hampa
Ya Rabb..
Masih bisa kah tubuh berdosa
memeluk hadir-Mu
dan dalam rasa yang sejatinya tak pernah aku temui
kembali ku bingkai hadir-MU dalam nafas ku

Tidak ada komentar:
Posting Komentar