Rabu, 04 Januari 2012

Tentang Hati


Selaksa tanya q terjawab hari ini ya Rabb. .
Tentang sekeping janji yg enggan dari masa berbalik menepi. .

Tentang hati. .
Lebih dari sejuta malam hati ini pernah memuji malam hari. .

Tapi . .hati ini kini menutup mati

aq memang tak mengerti cara mema'afkan . .
Tp sungguh malam pun sudah membuat aq ..menyimpan perih dsetiap senjanya

duhai yg maha mengatur
kuatkan nafas fana q melalui ini
karna aq terlalu rapuh untuk melangkah sendiri..
Duhai sang pemilik hati . .
Ajarkan aq cara ikhlas yg paling Engkau sukai
agar aq menjadi mutiara dalam jalan ini

amin ya Rabbal'alamin

dear mommy


Untuk wanita tercantik.

Assalammu'alaikum . .ibu

duhai ibu. .
Izinkan aq jadi berbeda
dengan menutup rapat aurat q..

Bila Allah belum mempertemukan aq dengan jodoh q
jangan salahkan jilbab q ibu

jangan salah kan aq yg jarang keluar rumah

jangan juga..engkau menyuruh q menikahi laki2 yg hatix berpaling dari-Nya

duhai pelita jiwa..
Tahukah engkau
sabar kita sedang di uji
hati kita sedang di gembleng

jangan belahan jiwa q . .
Jangan ikhtiari aq dgn cara-cara yg Allah murkai

bila ibu berkata
laki2 baik ,laki2 sholeh itu sudah tidak ada. .hati q hancur lebh dari berkeping2 . .cinta

wahai yg Maha membolak balikan hati
buatlah bidadari q mengerti . .
Betapa aq ingin menuruti segala yg dy inginkan. .

Tp hati bila aq harus seperti masa jahiliyah q
aq menolak. .

Ya Rabb. .
Kuatkan hati q
kokohkan iman q

mempertahankan hidayah ini. .

Ibu..
Mengertilah. .

Hujan Menjemput ku malam ini

Hujan
datang lg kau dalam malam q

membawa sisa beku yg menjadi serpih mu

hujan
rindu ini bukan milik mu
bukan lg untuk mu
dan takan pernah ada rindu lg

meski suara senyap mu memakakan telinga
walau teriak bisu mu memanggl langkah q

aq sudah menjadi aq hujan
hanya mengenal mu sebagai orang asing

aq sudah menjadi aq hujan
yg takan tersimpan serpihan sesal q di palung rasa ini

hujan..meski kau menjemput q malam ini . .

Aq kan tetap menjadi aq yg tersenyum

fatamorgana

Membingkai hadir-MU dalam setiap lafas ku
mengapa bukan Engkau yang hadir ??

Apakah karna hati sdh kotor tak terperi..
Atau justru nurani yang senantiasa membodohi diri..

Kemana ku mencari-Mu
mengapa fatamorgana menipu hasrat ku

fajar pun membisu
dan matahari menertawakan kefasikan laku. .

Betapa sebentar aku terlena
mengapa harus di bayar dengan rasa selaksa hampa

Ya Rabb..
Masih bisa kah tubuh berdosa 
memeluk hadir-Mu

dan dalam rasa yang sejatinya tak pernah aku temui

kembali ku bingkai hadir-MU dalam nafas ku